api

Monday, October 1, 2012

Waktu-waktu yang dilarang untuk mengerjakan shalat

“Waktu-waktu yang Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam melarang kami untuk mengerjakan shalat atau menguburkan orang mati pada waktu tersebut :

1. Waktu matahari berada tepat diatas kita.
2. Waktu selesai melakukan shalat ashar sampai terbenamnya matahari.
3. Waktu menjelang matahari terbenam.
4. Waktu selesai melakukan shalat subuh sampai terbitnya matahari.
5. Pada waktu terbitnya matahari. 
(Shahih, HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam menjelaskan alasan pelarangan waktu-waktu ini dalam sabdanya kepada Amr bin Abasah :
“Tegakkanlah sholat shubuh kemudian berhentilah mengerjakan sholat, hingga matahari terbit dan agak meninggi, karena terbitnya matahari pada waktu itu di antara dua tanduk setan, dan ketika itu [sebagian] orang-orang kafir [penyembah matahari] sujud kepada matahari, kemudian setelah itu kerjakankah sholat, karena sesungguhnya sholat pada waktu itu disaksikan dan dihadiri [oleh malaikat], hingga hilangnya bayang-bayang pada sebuah tombak, kemudian tahanlah diri dari mengerjakan sholat, karena saat itu neraka jahannam sedang dibakar, kemudian jika telah muncul bayang-bayang maka kerjakanlah sholat [sunnah] karena sesungguhnya sholat pada waktu itu disaksikan dan dihadiri [oleh malaikat], hingga engkau mengerjakan sholat ashar, kemudian berhentilah mengerjakan sholat sampai matahari benar-benar tenggelam, karena waktu itu tenggelamnya matahari diantara dua tanduk setan, dan pada saat itu orang-orang kafir [penyembah matahari] bersujud menyembah matahari. (Shahih, HR. Muslim)

Thursday, July 5, 2012

Sejarah Superman Is Dead

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYY-52aV3hRc2aetBXqmxJNmY5lG3ZQj9qrGiQDFw7Ftwfn59MZIpAyRwPq_gBtz5-DvxcFATOj2n0Oag-k_hKZ38wf8xZgN3-_SnCS1h8qRqECaWDzr2W3KmJJITpXeinxyf5_KP8VdWE/s1600/SIDO.jpgSuperman Is Dead (disingkat SID) adalah sebuah grup musik dari Bali, bermarkas di Poppies Lane II - Kuta. Grup musik ini beranggotakan tiga pemuda asal Bali, yaitu: Bobby Kool sebagai gitaris dan vokalis, Eka Rock sebagi bassis, dan Jerinx sebagai drummer.

Pada awal mula kemunculan, sekitar akhir tahun 1995, SID terpengaruh gaya musik dari band-band asing seperti Green Day dan NOFX. Di kemudian hari, inspirasi musikal SID bergeser ke genre Punk 'n Roll à la grup musik Supersuckers, Living End dan Social Distortion.
Penggemar Superman Is Dead disebut Outsiders bagi yang laki-laki dan Lady Rose bagi yang perempuan.

Sejarah                                        

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwccjU7vO55peiTQA7BKfK1dfieQQPd8lYK15lQ1MqRbtayVZet-k182o45nGP4S_QFWm8lMundZ8VODdOctipfcBNvHzeDlVqItHAvHsG2Wf6BkqTVHoPei5Y7nu4_n3KSwqbo2x49ZOA/s1600/1_549284270l.jpgSuperman Is Dead yang biasanya dipanggil SID terbentuk pada tahun 1995. Awal mula terbentuknya SID (Superman Is Dead) dimotori oleh anggota band heavy metal thunder bernama Ari Astina sering dipanggil Jerinx yang ingin membentuk band baru. Dan drummer band new wave punk diamond clash Budi Sartika yg biasa dipanggil Bobby Kool yang ingin menjadi gitaris dan vokalis.
Jerinx dan Bobby bertemu di Kuta Bali. Kedua orang itu kemudian sepakat untuk membentuk sebuah band. Pada saat itu bass masih diisi oleh additional bassist bernama Ajuzt. Band mereka pada awalnya membawakan lagu-lagu dari Green Day.
Hari berganti hari datanglah personel baru yang bernama Eka Arsana panggilannya Eka Rock. Eka menjadi resmi sebagai personel SID. Dulu nama bandnya bukan Superman Is Dead tetapi Superman Is Silver Gun. Kemudian karena nama Superman Is Silver Gun kurang cocok bergantilah menjadi Superman Is Dead atau SID. Superman Is Dead mempunyai arti yaitu bahwa manusia yang sempurna hanyalah illusi belaka dan imajinasi manusia yang tidak akan pernah ada.

Album

Kuta Rock City

Kuta Rock City dirilis secara resmi pada Maret 2003 dibawah label Sony Music Indonesia. Dengan single-single andalannya yaitu Punk Hari Ini dan Kuta Rock City yang kental dengan pengaruh Green Day dan NOFX langsung membuat nama SID disejajarkan dengan band-band rock.Selain beberapa lagu baru, SID juga menambahkan beberapa lagu lama dari album indie mereka tetapi dengan aransemen yang lebih baik dan baru. Album perdana SID ini langsung melambungkan nama SID sebagai band pendatang baru terbaik. Selain itu pula, ini merupakan langkah pertama SID di mayor label yang menimbulkan beberapa kontroversi di kalangan punk.

The Hangover Decade 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjmc2E-G0byM47K152cPQqHCwij1LyrOgnlIury9sXNL9hlQQnkJaQjekufn-UOQ_lafSqmfVA_8VYTgWegw07kU9G5hd1gHA0orNuxOvNskJd4AOCZ4fdA8mR0CQeSfsQ84r88iw-8vqQ/s1600/12SID-NEW-LOGO.gifAlbum yang dirilis tahun 2005 ini merupakan penanda 10 tahun SID berdiri. Di album keduanya SID masih mengambil jalur Punk seperti pada album Kuta Rock City, Di Album ini SID kembali memasukkan beberapa lagu lamanya seperti Long Way to The Bar, TV Brain, Bad bad bad, dan Beyond This Honesty.

Black Market Love

Album ketiga ini terkesan lebih dewasa[rujukan?], dengan lirik yang bercerita tentang kemarahan alam, keserakahan manusia, keadaan sosial dan politik. Dengan memasukkan unsur-unsur alat musik seperti akordion, trompet dan keyboards, seperti pada lagu Bukan Pahlawan dan Menginjak Neraka. Album ini dirilis tahun 2006.

Angels & the Outsiders

Album keempat yang dirilis tahun 2009 pada mayor label ini mengesankan bahwa semakin dewasanya SID. Masih seperti album sebelumnya, SID tetap mengandalkan lirik sosial dan perlawanan terhadap penindasaan. Album kali ini SID masih memainkan musik punkrock dengan sentuhan rock n' roll. Album SID ini menuai keberhasilan. Salah satunya adalah SID berhasil diundang ke Warped Tour Festival di Amerika Serikat dan melaksanakan tour di beberapa kota di USA. Ini merupakan keberhasilan SID karena merupakan satu-satunya band Indonesia dan band kedua di Asia yang dipanggil ke Warped Tour walaupun album mereka tidak dirilis di USA.

The Early Years, Blood, Sweat and Tears

Album khusus yang dirilis terbatas dalam bentuk bentuk vinyl atau piringan hitam versi long play atau LP tahun 2012. Mereka memasukkan karya terbaik mereka dari tahun 1997 hingga tahun 2009. Sampul album The Early Years, Blood, Sweat and Tears menggambarkan suasana Poppies Lane II - Kuta pada era 80an ketika wilayah tersebut belum ada bangunan dan hanya ditumbuhi pohon kelapa dan rumput.

Diskografi

Sony-BMG Music Entertainment Indonesia

  • Kuta Rock City (2003)
  • The Hangover Decade (2005)
  • Black Market Love (2006)
  • Angels & the Outsiders (2009)
  • Aku Anak Indonesia (Single) (2011)
  • The Early Years, Blood, Sweat and Tears (2012)

Rilisan Sendiri

  • Case 15 (1997)
  • Superman Is Dead (albm) (1998/1999)
  • Bad Bad Bad (2002)

Kompilasi

  • 100% Attitude (1999)
    • Artis: SID, Djihad, Commercial Suicide, dll
  • No Place To Get Fun (2002)
    • Artis: SID, Rocket Rockers, Respect, Naon, dll
  • New Generation Calling (2003)
    • Artis: SID, Rocket Rockers, Shaggy Dog, The Bahamas, dll

Video Klip

  • 2002 "White Town” Album “Bad Bad Bad” Director by Outsider Film
  • 2003 "Kuta Rock City” Album ”Kuta Rock City” Director by Rizal Mantovani
  • 2003 "Punk Hari Ini” Album “Kuta Rock City” Director by Ridwan
  • 2004 "Muka Tebal” Album ”The Hangover Decade” Director by Outsider Film
  • 2004 "Rock ‘N Roll Band” Album “The Hangover Decade” Director by Outsider Film
  • 2004 "Disposable Lies” Album “The Hangover Decade” Director by Umum Production
  • 2006 "Bukan Pahlawan” Album “Black Market Love ”Director by Eric Est Movie
  • 2006 "Black Market Love” Album “Black Market Love” Director by Bob Calabrito
  • 2007 "Menginjak Neraka” Album “Black Market Love” Director by Eric Est. Movie
  • 2007 "Lady Rose” Album “Black Market Love ”Director by Eric Est. Movie
  • 2007 "Goodbye Whiskey” Album “Black Market Love” Director by Outsider Film
  • 2008, Superman Is Dead Rock-A-Bali Australian Tour 2007, Produksi outSIDer Inc, Format DVD, For Promotional Stuff Not for Sale
  • 2009, "Kuat Kita Bersinar " Album " Angels and The Outsiders" Director by Patrick Effendy
  • 2009, "Jika Kami Bersama- Featuring Shaggy Dog " Album " Angels and The Outsiders" Director by Patrick Effendy
  • 2009," Saint Of My Life" Album " Angels and The Outsiders" ,A footage music video from SID American Tour 2009

Award

  • Superman Is Dead "Hot & Freaky People 2003” MTV Trax Magazine January 2003
  • June 2003 Superman Is Dead “MTV Exclusive Artist of the Month”
  • Double Platinum Sony Music for Kuta Rock City Album
  • 2003, MTV Award “Most Favorite New Artist”
  • 2003, AMI Award “The Best New Artist”
  • 2004, SCTV Music Awards “The Most Famous Album Nominee, Pop Rock Category” for Kuta Rock City Album
  • 2006, AMI Awards “The Best Rock Album Nominee” for Black Market Love Album
  • 2006, “Superman Is Dead The Best Local Band” The Beat Awards.
  • 20 the best Indonesian Album 2006 for The Black Market Love Album. Rolling Stones Magazine Januari 2007
  • 150 the Best Indonesian Album for Kuta Rock City Album. Rolling Stones Magazine, Special Collectors’ Edition Desember 2007.
  • 50 Hype Things in Indonesian Music Industrial 2008 for Superman Is Dead.
  • Trax Music & Attitude Magazine Edition Januari 2008.


Tuesday, June 19, 2012

SEJARAH PEMBANGUNAN GEDUNG PONPES LIRBOYO


SEJARAH PEMBANGUNAN GEDUNG PONPES LIRBOYO
Dari tahun ke tahun kuantitas santri yang mondok ke Lirboyo benar-benar mencapai klimaks tak terduga sehingga fasilitas gedung yang ada sudah tidak memadai. Belajar mengajar yang ada di Liboyo tidak terbatas pada tempat yang diselenggarakan dh serambi-serambi masjid saja. Akan tetapi juga meluber ke area tempat yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat berlangsungnya Madrasah Hidayatul Mubtadi-in, sehingga tahun 1949 dimulailah proyek pembangunan Madrasah Al Ikhwan, disusul beberapa gedung yang berdiri tegak menyambut para santri belajar di dalamnya, untuk profil gedung-gedung itu diantaranya;
Gedung Al-Ikhwan.
Menurut saksi sejarah, dibangunnya gedung Al Ikhwan yang diprakarsai langsung oleh KH. Marzuqi Dahlan (sumber lain oleh KH. Mahrus Aly) merupakan salah satu sarana pendidikan tertua selain Al-Ihsan dan Pondok Lama. Gedung Al Ikhwan mulai diproyeksikan sekitar 5 tahun sebelum gedung Al-Ihsan. Gedung pendidikan pertama ini dibangun tahun 1956 dibawah pengawasan langsung KH. Marzuqi Dahlan. Gedung ini mempunyai dua lantai. Fasilitas gedung yang berlokasi berhadapan dengan pohon juwet dan bersebelahan dengan kamar huni santri Magelang tersebut lantai dasar difungsikan sebagai tempat tinggal santri. Sedangkan lantai atas digunakan untuk penunjang pendidikan, tempat kegiatan belajar-mengajar siswa dan aktifitas diskusi santri (musyawarah). Tepatnya pada tahun 2001, lantai atas dialih fungsikan sebagai kantor pusat Lajnah Baths al-Masâîl dan menjelma sebagai perpustakaan yang dilengkapi dengan turats-turats peninggalan salaf ash-Shâlihîn.
Gedung Al-Ihsan
Nama Ihsan merupakan singkatan dari nama-nama panitia pembanguan, alif diambilkan dari nama Ilham Nadzir, Ha’ diambilakan dari nama Hafidz (Ahmad hafidz), Sin diambilkan dari nama Sunadi dan Nun diambilkan dari nama Anwar Manshur, jadilah nama Al Ihsan. Gedung ini menjelma sebagai Muqabalah (semacam gedung tandingan) dari Gedung Al-Ikhwan serta Pondok lama yang diberi nama “Iman” oleh KH. Mahrus Aly beberapa tahun sebelumnya.
Gedung ini dibangun secara bertahap, mulai tahun 1972 hingga tahun 1977. Peletakan batu pertama oleh KH. Marzuqi Dahlan, Mbah Kurdi dari Desa Lirboyo. Awal mulanya, KH. Mahrus Aly mengusulkan agar gedung Al-Ihsan dibangun dua tingkat dengan pertimbangan saat itu belum ada otot besi penguat (beton). Akan tetapi, Kyai Marzuqi menganjurkan tiga tingkat, beliau dawuh ; “Wis ora usah otot-ototan, otote shalawat wae” (tidak usah pakai otot/penguat, tapi pakai shalawat saja).
Perjuangan panitia pembangunan Al-Ihsan sangat berat, Kyai Ilham Nadzir bersama Kyai Anwar mengendarai sepeda motor mencari kayu untuk lantai dua dan tiga ke daerah Tuban. Gedung ini memiliki tiga lantai, lantai satu dan dua masing-masing memiliki enam lokal kelas dan berfungsi sebagai tempat belajar mengajar. Sedankan lantai tiga di desain tanpa sekat dan difungsikan sebagai auditorium yang digunakan berbagai HP (himpunan pelajar) yang belum mempunyai auditorium untuk melangsungkan Jam’iyyah pusat atau seminar. Gedung yang dibangun tanpa penguat besi tersebut hingga kini belum sedikitpun direnovasi dan menjadi cagar budaya Lirboyo.
Gedung Al-Barakah
Gedung ini dibangun tepatnya pada tahun 1986, berkapasitas tiga lantai dan digunakan sebagai wahana kegiatan belajar-mengajar santri MHM. Dikarenakan membludaknya santri putri,  pada tahun 2005 gedung ini menjadi bagian dari Pondok Pesantren Hidayah Al-Mubtadiât atas permintaan lembbaga tersebut sebagai sarana belajar mengajar.
Gedung Al-Ittihâd I Dan II
Menurut para saksi sejarah, santri tempo dulu jika nderes Al-Qur`an dan belajar tidak hanya di serambi masjid melainkan juga diarea persawahan yang ada disekitar Pondok. Ajaib, petilasan santri dulu itu kini malah menjelma menjadi gedung kembar Al-Ittihâd I dan II. Sang kakak, Gedung al-Ittihâd I memiliki kapasitas 28 ruang kelas. Lantai satu dan dua digunakan untuk asrama santri sebanyak 16 hunian, ditambah dengan Kantor Pramuka, Kantor Info II, dan LIM (Lembaga Ittihâd al-Muballighîn). Sedangkan lantai tiga yang dilengkapi dengan 6 ruang kelas berfungsi untuk kegiatan belajar mengajar siswa MHM. Adiknya, Gedung al-Ittihâd II dilengkapi 12 ruangan kelas yang semuanya berfungsi sebagai tempat belajar mengajar siswa MHM. Pembanguan gedung ini selesai tahun 1987. Barulah pada tanggal 8 mei 1998 gedung ini diresmikan oleh Pof. Dr. Quraish sihab.

Gedung Al-Ikhlâsh

Gedung yang berdampingan dengan Blok R ini dibangun tahun 1993, mempunyai tiga lantai dan berkapasitas 18 ruang kelas. Selain berfungsi sebagai kegiatan belajar mengajar, gedung ini sering digunakan untuk baths al-Masâîl HP (Himpunan Pelajar) yang belum mempunyai auditorium sendiri. Berbagai daerah yang belum memiliki ruang pertemuan sendiri juga melaksanakan Jamiyyah wilayah di gedung ini.
Gedung An-Nahdlah
Gedung ini mulai dibangun tahun 1998, pembangunannya dengan sistem bertahap, gedung ini berkapasitas 29 lokal. Lantai satu paling utara digunakan sebagai kantor pusat M3HM. Dua lokal Lantai dua sebelah utara digunakan sebagai kantor pusat kelas dua dan tiga Aliyah. 7 lokal lantai dua digunakan sebagai aula  yang berfungsi sebagai tempat digelarnya Muhafadhah Akhîr as-Sanah. Dikarenakan lokasinya berdekatan dengan Aula al-Muktamar, gedung ini sering digunakan sebagai penginapan peserta yang menghadiri acara di aula seperti pada saat muktamar NU XXX tahun 1999, Munas Himasal, Reuni Akbar Himasal tahun 2004 dan MQKN II pada tahun 2006.
Gedung Al-Muhafadzah
Gedung ini dibangun pada tahun 1994, didesain tanpa sekat dan berkapasitas menampung 500 orang. Awal dari fungsi gedung ini untuk kegiatan lalaran rutinan (muhafadzah mingguan). Gedung ini juga berfungsi sebagai pusat kegiatan Jam’iyyah atau seminar para santri. Tepatnya pada tahun 2002, gedung ini disekat menjadi 6 rtang kelas. Selain kedua fungsi di atas, mulai tahun 2005, gedung ini juga berfungsi sebagai tempat belajar mengajar siswa tingkat I’dadiyyah I dan II pada siang hari.